Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Pamer Alat Kelamin ke Mahasiswi, Pria di Makassar Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Jika 10.000 Kebun Tumbuh di Makassar: Urban Farming, Tanami Tanata, dan Masa Depan Kota yang Mandiri

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:42 WIB
  • author Arham Hamid
Jika 10.000 Kebun Tumbuh di Makassar: Urban Farming, Tanami Tanata, dan Masa Depan Kota yang Mandiri
Ilustrasi Opini Pemerhati Tata Kota & Lingkungan, Mashud Azikin. Foto: Ist

Gerakan yang Dimulai dari Tanah

Gerakan Tanami Tanata’ lahir dari kesadaran sederhana: kota tidak boleh sepenuhnya tercerabut dari tanahnya sendiri.

Di tengah kehidupan urban yang semakin padat, gerakan ini mengajak warga kembali menanam. Menanam di halaman rumah, di pot-pot kecil, di polybag, di rak vertikal, bahkan di lorong-lorong sempit.

Gerakan ini digerakkan oleh berbagai komunitas urban farming di Makassar, dengan salah satu motor sosial yang menonjol adalah Fadli Padi seniman yang selama ini dikenal luas melalui dunia musik, tetapi dalam beberapa tahun terakhir justru aktif menggerakkan isu lingkungan dan pertanian kota.

Di tangan Fadli Padi, urban farming tidak lagi hanya menjadi aktivitas bercocok tanam. Ia berubah menjadi gerakan budaya kota.

Melalui berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, dan kampanye publik, Tanami Tanata’ mengajak masyarakat Makassar melihat kebun bukan sekadar tempat menanam sayur, tetapi ruang untuk membangun kemandirian.

Dari sinilah lahir empat gagasan utama gerakan ini: Mandiri Pangan. Mandiri Pupuk. Mandiri Pakan. Zero Waste.

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut