get app
inews
Aa Text
Read Next : Tersinggung Diteriaki, Kawanan Remaja di Makassar Ngamuk dan Rusak Motor Warga

Kantor Gubernur Sulsel Diduga Dibobol Maling, Ruang Diskominfo Diacak-acak

Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB
header img
Kantor Gubernur Sulsel Diduga Dibobol Maling Saat Libur Lebaran dan WFA. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga dibobol maling saat periode libur Lebaran dan penerapan Work From Anywhere (WFA).

Salah satu ruangan yang menjadi sasaran adalah Gedung Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel. Sejumlah staf terkejut mendapati kondisi meja dan laci kerja mereka telah diacak-acak saat pertama kali kembali masuk kantor usai libur Lebaran.

"Kami baru tau tadi pagi pada saat masuk kantor semua, ternyata pintu ruangan di semua laci-laci meja di bobol," kata Pranata Humas Ahli Muda Pemprov Sulsel, Sarmini Sallu kepada wartawan, Senin (30/3/2026).

Sarmini menjelaskan, sebelum libur Lebaran seluruh ruangan dalam kondisi terkunci, termasuk laci meja para staf. Namun, terduga pelaku diduga membuka paksa laci-laci tersebut hingga mengalami kerusakan.

"Untuk barang yang hilang tidak ada, cuma kerusakan- kerusakan saja yang ada. Karena mungkin pencurinya cari uang dalam laci-laci kantor," katanya.

Meski tidak ada barang yang dilaporkan hilang, pihak Diskominfo-SP Sulsel tetap melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan internal.

"Tadi kami melapor ke satpol pp, kalau untuk kepolisian saat ini belum kami laporkan,karena tidak ada barang yang hilang, kecuali pengurasakan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sulsel, Andi Arwin Azis, mengaku belum menerima laporan terkait dugaan pencurian di ruangan Diskominfo Sulsel.

"Tidak ada, yang mana. Tidak pernah ada laporan di kami," kata Arwin saat dikonfirmasi awak media.

Selain itu, sebelumnya ruangan Biro Umum Kantor Gubernur Sulsel juga sempat diduga mengalami pembobolan. Namun, Arwin menegaskan kasus tersebut telah selesai setelah pelaku ditangkap dan barang yang diambil dikembalikan.

"Tdak ada itu, tidak pernah itu. Yang kemarin itu kasus lama, pelakunya sudah ditangkap, sudah dikembalikan barangnya, sudah aman, bukan masalah," ujarnya.

Arwin pun mengakui, kejadian pencurian yang sempat terjadi beberapa waktu lalu merupakan bentuk kelalaian dalam pengawasan.

"Kemarin kami dapati pelakunya ketika beraksi. Karena memang waktu itu kelalaian ini (satpol). Ada barang lah yang diambil. Pelaku juga ini biasa masuk di kantor mondar-mandir," pungkas Arwin.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut