get app
inews
Aa Text
Read Next : Miris! Buruh di Gowa 20 Jam Tahan Sakit di RSUD Syekh Yusuf, Anak Panah Tertancap di Leher

Terdakwa Kasus Korupsi Dana JKN RSUD Syekh Yusuf Divonis Bebas di PN Tipikor Makassar

Sabtu, 25 April 2026 | 12:10 WIB
header img
Pengacara Rahmat Kurniawan bersama terdakwa dr. Suryadi saat menyampaikan kabar vonis bebas kepada publik. (Foto: Threads Iwan Torres).

MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Tiga terdakwa dalam perkara dugaan korupsi dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RSUD Syekh Yusuf akhirnya dinyatakan bebas dari tuntutan pidana oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Makassar.

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang yang berlangsung di PN Tipikor Makassar, Kamis (23/4/2026), oleh majelis hakim yang dipimpin Angeliky Handajani Day.

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan terdakwa dr. Salahuddin, yang menjabat sebagai Direktur RSUD Syekh Yusuf pada 2018, terbukti melakukan perbuatan sebagaimana didakwakan.

Namun, perbuatan tersebut dinilai bukan merupakan tindak pidana, sehingga ia dilepaskan dari segala tuntutan hukum atau ontslag van alle rechtsvervolging.
"Menyatakan terdakwa dr Ummu Salamah dan dr Suryadi tidak terbukti secara sah melakukan dugaan tindak pidana korupsi, membebaskan terdakwa dari penjara dan pemulihan hak-hak terdakwa," tegas ketua majelis hakim.

Majelis hakim juga memerintahkan agar dr. Salahuddin segera dikeluarkan dari tahanan serta memulihkan seluruh hak-haknya.

"Mengadili, terdakwa Salahuddin dinyatakan perbuatan terbukti tapi bukan pidana, meminta terdakwa dikeluarkan dari tahanan dan memulihkan hak-hak terdakwa," ujar Angeliky saat membacakan putusan di PN Tipikor Makassar, Jalan RA Kartini, Kota Makassar, Sulawesi selatan.

Sementara itu, dua terdakwa lainnya, yakni dr. Ummu Salamah dan Suryadi selaku pegawai pengelola dana JKN, dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primer maupun subsider.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut