Bukan Badai Teluk Benggala, BMKG Ungkap Pemicu Ancaman Hujan Sangat Lebat di Sulawesi Selatan
Fenomena Gelombang Kelvin inilah yang secara langsung mendukung pertumbuhan awan konvektif secara masif, meningkatkan suplai uap air, dan memicu cuaca ekstrem di langit Sulawesi Selatan.
"Kombinasi berbagai dinamika atmosfer tersebut menyebabkan peningkatan suplai uap air dan kondisi atmosfer yang lebih mendukung terjadinya hujan," jelas Andri, Senin (18/5/2026).
Meskipun cuaca di Indonesia secara umum hanya didominasi hujan ringan hingga sedang, wilayah Sulawesi Selatan menjadi salah satu pengecualian yang wajib siaga terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
BMKG mengimbau warga Sulsel agar tidak panik dengan isu badai dari luar negeri, tetapi tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi lokal seperti banjir dan tanah longsor. Pastikan selalu memantau informasi cuaca resmi melalui aplikasi InfoBMKG atau media sosial @infoBMKG.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar