Kabar Baik! Layanan BPJS Kesehatan Kini Hadir di RS UIN Alauddin Makassar
Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto di bidang kesehatan.
“Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa dalam 17 program prioritas, nomor tujuh adalah peningkatan pelayanan kesehatan. Kita akan selalu melakukan perbaikan dalam akses, kualitas, dan perlindungan finansial kepada peserta JKN,” tambahnya.
Prihati juga mengapresiasi kesiapan fasilitas RS UIN Alauddin Makassar usai melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruangan pelayanan.
“Memang ini bagus, seperti bangunan baru, bagus, sudah siap layak digunakan. Beberapa kamar sudah memenuhi standar KRIS menurut Kementerian Kesehatan. Kalau standar minimal empat tempat tidur, di sini malah tiga tempat tidur. Ini memberikan kenyamanan kepada pasien dan dapat menurunkan angka infeksi nosokomial sehingga pasien bisa lebih cepat sembuh,” tuturnya.
Selain itu, menurutnya kapasitas tempat tidur pasien, ICU, hingga fasilitas UGD dinilai cukup memadai untuk ukuran rumah sakit tipe C.
Pada kesempatan itu, Prihati juga menyoroti pentingnya kepesertaan BPJS bagi mahasiswa UIN Alauddin Makassar yang jumlahnya mencapai sekitar 31 ribu orang.
“Kalau ada mahasiswa dari luar daerah, kepesertaan BPJS-nya bisa dipindahkan. Ini perlu dihitung dengan baik supaya mahasiswa yang BPJS-nya aktif dari luar kota bisa tetap mendapatkan pelayanan di sini,” katanya.
Ia menegaskan keberadaan rumah sakit di lingkungan kampus akan memberikan rasa aman bagi mahasiswa maupun orang tua.
“Ini cukup bisa memberikan perlindungan kesehatan kepada para mahasiswa. Tentunya Pak Rektor dan semua staf serta orang tua yang menitipkan anaknya belajar di sini menjadi lebih tenang,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Hamdan Juhannis, menekankan jika kerja sama ini akan memberi manfaat bagi civitas akademika dan masyarakat.
“Ini kebahagiaan luar biasa. Tentunya kita berharap kerja sama ini bisa menghasilkan kualitas kesehatan, pertama untuk civitas akademika UIN Alauddin yang jumlahnya sangat besar dan tentunya juga untuk masyarakat,” katanya disela kegiatan peninjauan fasilitas RS UIN Alauddin.
Editor : Arham Hamid