get app
inews
Aa Text
Read Next : Kantor dan Gudang Yakult di Gowa Terbakar, Karyawan Mulai Bersihkan Sisa Puing

Wanita 19 Tahun di Gowa Diduga Gagal Aborsi, Kekasih Diamankan Polisi

Selasa, 01 September 2026 | 22:03 WIB
header img
Wanita 19 Tahun di Gowa Diduga Gagal Aborsi. Foto: Nirwan

GOWA, iNewsCelebes.id – Seorang wanita berusia 19 tahun berinisial H-S dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, setelah diduga mengalami komplikasi akibat upaya menggugurkan kandungan.

Kasat Reskrim Polresta Gowa AKP Muhalis Hairuddin mengatakan kasus tersebut telah ditangani Unit PPA Satreskrim Polresta Gowa. Kekasih korban berinisial R-H, berusia 34 tahun juga telah diamankan.

"Yang bersangkutan (Kekasih) sudah diamankan di kantor Polresta Gowa yang saat ini dimintai keterangan," kata Muhalis, Selasa (1/9/2026).

Menurut Muhalis, kasus tersebut terungkap setelah HS yang tengah mengandung diduga mengonsumsi obat keras dengan tujuan menggugurkan kandungan.

Namun, upaya tersebut diduga gagal. Janin tidak keluar dan kondisi HS kemudian memburuk hingga harus mendapatkan penanganan medis.

"Kasus aborsi yang diduga dilakukan perempuan HS bersama pacarnya inisial RHS dengan cara meminum obat. Namun, aborsi ini gagal sehingga mengakibatkan janin di dalam rahim gagal keluar dan mengakibatkan kematian," ujarnya.

Muhalis mengatakan kondisi janin dalam kandungan HS kemudian dinyatakan meninggal dunia. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Syekh Yusuf untuk mendapatkan tindakan medis.

"Kondisi janin meninggal, yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis dan setelah dilakukan tindakan medis atau operasi janin sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan hasil pemeriksaan medis, usia kandungan HS diperkirakan telah mencapai delapan bulan saat upaya aborsi tersebut dilakukan.

"Terhadap hasil berdasarkan keterangan saksi-saksi dan dari keterangan medis disimpulkan bahwa bayi sudah berusia 8 bulan pada saat dilakukan aborsi," ungkap Muhalis.

Sementara itu, kondisi HS masih menjalani perawatan intensif di RSUD Syekh Yusuf. Polisi belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap korban karena kondisinya masih trauma.

"Kondisi ibunya saat ini keadaan trauma, saat ini masih dalam perawatan dokter di rumah sakit Syekh Yusuf," pungkasnya.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Kamis, (27/08/2026) lalu. Korban dievakuasi dari rumah kostnya setelah pihak kepolisian menerima laporan.

Informasi awal menyebutkan, korban HS dan kekasihnya RHS telah menjalin hubungan selama dua tahun. Dalam pengangkuannya RHS kepada Polisi, ia terakhir melakukan hubungan badan pada malam pergantian tahun.

"Malam tahun baru pak," ucap RHS kepada Polisi.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut