Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Hasma, Warga Kurang Mampu di Gowa yang Berjuang di Tengah Sakit dan Dapat Bantuan Baznas
Advertisement . Scroll to see content

Empat Pelajar Ditangkap Usai Bacok Pelajar SMA dan Sales Roti di Gowa

Rabu, 09 September 2026 | 19:11 WIB
  • author Nirwan
Empat Pelajar Ditangkap Usai Bacok Pelajar SMA dan Sales Roti di Gowa
Empat Pelajar Ditangkap Usai Bacok Pelajar SMA dan Sales Roti di Gowa. Foto: Nirwan

GOWA, iNewsCelebes.id - Empat pelajar diduga terlibat dalam aksi pembacokan terhadap seorang pelajar SMA dan seorang sales roti di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Keempat pelajar tersebut masing-masing berinisial A-D (16), H-N (16), F-A (16), dan R-I (15). Mereka diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Bajeng pada Rabu (9/9/2026).

Akibat serangan tersebut, kedua korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Korban pelajar mengalami luka pada bagian pundak, sedangkan sales roti mengalami luka di bagian punggung.

Kanit Reskrim Polsek Bajeng Ipda Andi Dedi Permana mengatakan, aksi penyerangan tersebut diduga berkaitan dengan aksi balas dendam antarkelompok pelajar.

"Sebelum aksi pembacokan terjadi, salah seorang rekan kelompok pelaku disebut menjadi korban pembusuran. Kelompok pelaku kemudian diduga ingin melakukan aksi balas dendam," kata Dedi.

Menurut dia, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua kelompok pelajar tersebut telah berjanji untuk bertemu dan menentukan lokasi tawuran.

Dalam aksinya, belasan pelajar melakukan konvoi dengan membawa senjata tajam. Mereka kemudian menyerang sejumlah orang yang melintas.

Dari pemeriksaan terhadap empat pelajar yang diamankan, mereka mengaku hanya ikut dalam konvoi. Sementara sejumlah pelajar lainnya disebut membawa dan mengayunkan senjata tajam.

"Menurut pengakuan mereka, jumlah pelajar yang ikut konvoi sekitar 13 orang," ujar Dedi.

Polisi menduga aksi penyerangan tersebut salah sasaran. Kedua korban diserang ketika sedang dalam perjalanan pulang setelah beraktivitas.

Kelompok pelajar tersebut diduga menyerang korban secara tiba-tiba. Akibatnya, seorang pelajar SMA dan seorang sales roti mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dengan berkoordinasi dengan pihak sekolah tempat para pelajar tersebut bersekolah.

Hasil penyelidikan mengarah kepada empat pelajar yang kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Bajeng untuk menjalani pemeriksaan.

Dedi mengatakan, polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam aksi tersebut.

Polisi juga masih memburu pelaku yang diduga membawa senjata tajam dan melakukan pembacokan terhadap kedua korban.

Karena keempat pelajar yang diamankan masih di bawah umur, penanganan selanjutnya akan diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Gowa.

"Penyidik masih mendalami peran masing-masing pelajar serta mengejar pelaku lain yang diduga terlibat," pungkas Dedi.

Editor: Arham Hamid

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut