Rakortas DPW Sulawesi-Maluku di Makassar, Gema Bangsa Bidik Dapil Potensial
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, mengatakan Rakortas juga bertujuan menguji soliditas struktur partai hingga tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota.
Selain memastikan kesiapan struktur, konsolidasi dilakukan untuk memperlancar proses verifikasi serta mematangkan pemetaan dapil yang dinilai memiliki potensi perolehan suara.
"Seluruh perangkat kepartaian harus disiapkan sedini mungkin. Untuk urusan verifikasi, kami optimistis tuntas lebih cepat berkat dukungan sistem digital internal partai," tegas Sopiyan.
Ia mengatakan partai tidak ingin seluruh energi organisasi hanya terserap untuk persoalan administrasi verifikasi.
"Kami tidak ingin energi partai habis hanya untuk urusan administratif verifikasi, karena fokus utama kita adalah memetakan dan merebut dapil-dapil potensial," lanjutnya.
Untuk mendukung proses tersebut, Gema Bangsa menggunakan sistem digital internal melalui Aplikasi Gema Bangsa. Mulai awal Oktober 2026, DPP akan menggelar pelatihan teknis bagi operator perwakilan wilayah.
Pelatihan tersebut ditujukan untuk mempercepat integrasi data keanggotaan sekaligus mencegah terjadinya kegandaan kartu tanda anggota (KTA).
"Setiap wilayah dan daerah diwajibkan melakukan upload semua berkas verifikasi ke dalam sistem partai termasuk keanggotaan partai, guna menyiapkan verifikasi lebih terukur dan terencana serta lebih cepat dalam prosesnya," ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Gema Bangsa, Yani, mengatakan strategi pemenangan harus disusun berdasarkan data dan analisis lapangan.
Menurutnya, pemenangan legislatif maupun eksekutif membutuhkan kalkulasi yang terukur, termasuk dalam menentukan dapil yang berpotensi menghasilkan perolehan kursi.
"Target kita adalah kemenangan elektoral yang nyata. Oleh karena itu, strategi dan taktik pemenangan harus cermat, analitis, dan terukur berbasis data lapangan," kata Yani.
Editor: Muhammad Nur