Massa Geruduk Kantor Pos dan PA Sungguminasa, Imbas Surat MA Disebut Salah Alamat
GOWA, iNewsCelebes.id - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Gowa menggelar aksi unjuk rasa terkait polemik surat Mahkamah Agung (MA) yang ditujukan kepada Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. Surat tersebut disebut salah alamat dan diduga dikirim ke Pengadilan Agama (PA) Sungguminasa.
Aksi digelar di dua lokasi, yakni Kantor PT Pos Indonesia Cabang Sungguminasa dan Kantor PA Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (7/10/2026).
Aksi pertama berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita di Kantor PT Pos Indonesia Cabang Sungguminasa, Jalan Andi Mallombasang. Massa sempat memblokade Jalan Trans Sulawesi hingga menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan.
Massa menuntut PT Pos Indonesia bertanggung jawab atas dugaan kesalahan pengiriman surat MA yang ditujukan kepada Husniah Talenrang.
"PT Pos harus bertanggung jawab, karena atas ulahnya Bupati Gowa tidak mendapatkan haknya untuk melakukan klarifikasi dan pembelaan di Mahkamah Agung," kata Taufiq salah seorang orator.
Situasi memanas ketika massa kemudian merangsek masuk ke halaman Kantor Pos Sungguminasa. Massa sempat terlibat ketegangan dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan.
Kericuhan pun tak terhindarkan. Pintu kaca Kantor Pos Sungguminasa dilaporkan mengalami kerusakan.
Petugas kemudian menghalau massa keluar dari halaman kantor. Massa kembali melakukan orasi dan mendesak PT Pos memberikan penjelasan terkait pengiriman surat tersebut.
Mandor Antar KCP Pos Sungguminasa, Syukur Darwis, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ulang terkait surat yang menjadi polemik tersebut.
"Setelah kami klarifikasi dengan pengacara (kuasa hukum Husniah Talenrang), kami melakukan investigasi ulang. Memang surat itu tidak dikirim ke Pengadilan Agama, tetapi kurir yang pegang. Jadi kurir ini bohong," ujar Syukur dihadapan pengunjukrasa.
Tak puas dengan penjelasan dari pihak PT Pos Indonesia, massa kemudian bergerak menuju Kantor PA Sungguminasa di Jalan Mesjid Raya.
Editor: Arham Hamid