BPJS PBI Nonaktif Bikin Pasien Cuci Darah Khawatir, RS Hasri Ainun Habibie Parepare Bantu Reaktivasi
Manajemen rumah sakit menilai keterlambatan layanan cuci darah, meskipun bersifat administratif, tetap berpotensi menimbulkan risiko serius bagi kesehatan pasien.
“Pendampingan ini dilakukan agar pasien tidak kehilangan akses terhadap terapi yang bersifat vital,” tambahnya.
Upaya tersebut mendapat respons positif dari keluarga pasien. Mereka mengaku terbantu karena pengobatan anggota keluarga tetap dapat dilanjutkan di tengah proses pengurusan administrasi.
“Kami sempat khawatir karena layanan cuci darah terhenti. Namun pihak rumah sakit membantu mengurus BPJS sehingga pengobatan bisa kembali berjalan,” ujar Rudianto, keluarga pasien asal Kabupaten Sidrap.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
