Ia menjelaskan, KONI kini mulai memberi perhatian lebih pada cabang olahraga Olimpiade, sementara sejumlah ajang nasional lainnya akan difokuskan untuk cabang olahraga non-Olimpiade.
Dalam kesempatan itu, Marciano turut meminta pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan olahraga di Sulsel agar mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi.
Ia juga menyinggung sejumlah atlet asal Sulsel yang sukses mengharumkan nama Indonesia di level internasional, seperti Rahmat Erwin Abdullah dan Asnawi Mangkualam.
Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting di Sulawesi Selatan. Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Mahmud dan Fauzi A Wawo, Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Ketua FORKI Sulsel Amir Uskara, serta Ketua PORDI Sulsel Ilham Arief Sirajuddin.
Selain itu, hadir pula sejumlah legislator Sulsel seperti Muhammad Sadar, Kadir Halid, Fadli Ananda, Yeni Rahman, Fatma Wahyudin, hingga jajaran pengurus KONI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Berikut susunan inti pengurus KONI Sulsel periode 2025–2029:
Ketua Umum: Darmawangsyah Muin
Ketua Harian: Chalik Suang
Sekretaris: Rahmansyah
Bendahara: Najamuddin
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan periode 2025-2029 di Claro Makassar, Jumat (8/5/2026). Target 10 besar di PON 2028 mendatang langsung diumbar.
Darmawangsyah Muin mengatakan, target tersebut sebagai bentuk komitmen dalam memajukan olahraga Sulsel kembali berjaya di tingkat nasional.
Wakil Bupati Gowa tersebut menyatakan, sedari awal memang dirinya telah memasang taregt membawa Sulsel masuk 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
“Kita berharap Sulawesi Selatan bisa masuk 10 besar pada PON NTT-NTB 2028,” ujar Darmawangsyah Muin dengan penuh semangan dihadapan pengurus baru.
Kendati demikian, ia mengakui target tersebut tidak akan mudah diwujudkan tanpa dukungan dan kerja sama seluruh jajaran pengurus KONI Sulsel.
Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan prestasi olahraga di daerah. Ia meminta seluruh pengurus memiliki visi yang sama demi kemajuan olahraga Sulsel.
“Tanpa kerja sama dan kolaborasi, target itu sulit dicapai. Semua harus bergerak bersama,” katanya.
Darmawangsa Muin juga menegaskan tidak boleh ada sekat dalam kepengurusan KONI Sulsel.
Menurutnya, seluruh pengurus memiliki tanggung jawab yang sama dalam membangun prestasi olahraga.
“Tidak ada perbedaan di antara kita. Apa pun posisi kita, tujuan kita tetap sama, yakni membawa olahraga Sulawesi Selatan berprestasi dan menembus 10 besar nasional,” tegasnya.
Selain fokus menghadapi PON 2028, kepengurusan baru KONI Sulsel juga akan memprioritaskan tiga agenda besar, yakni pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pra-PON, dan persiapan menuju PON.
DM menyebut Porprov menjadi momentum penting untuk menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya diproyeksikan tampil pada Pra-PON hingga PON 2028.
“Kita ingin hasil Porprov nanti melahirkan atlet-atlet terbaik yang bisa dipersiapkan menuju Pra-PON dan PON,” ujarnya.
Ia juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar pembinaan olahraga dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.
“Prestasi KONI adalah prestasi Sulsel. Prestasi Dispora juga prestasi Sulsel. Semua hasil yang diraih di PON nantinya adalah kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menilai target Sulsel menembus 10 besar pada PON 2028 sangat realistis untuk dicapai.
Menurutnya, Sulsel memiliki sejarah prestasi yang baik di ajang nasional, termasuk saat berhasil finis di posisi ketujuh pada PON 2012 di Pekanbaru.
“Dengan kerja keras dan kebersamaan yang dibangun pengurus KONI Sulsel, target 10 besar sangat mungkin tercapai di PON 2028,” kata Marciano.
Marciano juga memaparkan sejumlah agenda nasional KONI menjelang PON 2028, di antaranya pelaksanaan PON Bela Diri di Sulawesi Utara dan PON Pantai di Jakarta.
Ia menjelaskan, KONI kini mulai memberi perhatian lebih pada cabang olahraga olimpiade, sementara beberapa ajang nasional akan difokuskan untuk cabang non-olimpiade.
Dalam kesempatan itu, Marciano turut meminta pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan olahraga di Sulsel agar mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi.
Ia pun menyinggung sejumlah atlet asal Sulsel yang sukses mengharumkan nama Indonesia di level internasional, seperti Rahmat Erwin Abdullah dan Asnawi Mangkualam.
Berikut susunan inti pengurus KONI Sulsel periode 2025-2029:
-Ketua Umum: Darmawangsyah Muin
-Ketua Harian: Chalik Suang
-Sekretaris: Rahmansyah
-Bendahara: Najamuddin
Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting di Sulawesi Selatan.
Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Mahmud dan Fauzi A Wawo, Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Ketua FORKI Sulsel Amir Uskara, serta Ketua PORDI Sulsel Ilham Arief Sirajuddin.
Selain itu, hadir pula sejumlah legislator Sulsel seperti Muhammad Sadar, Kadir Halid, Fadli Ananda, Yeni Rahman, Fatma Wahyudin, hingga pengurus KONI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
