Edy juga membantah isu yang menyebut korban dipukul menggunakan benda tertentu seperti sapu. Berdasarkan laporan polisi, pelaku hanya seorang diri dan melakukan pemukulan menggunakan tangan.
“Satu orang pelakunya. Dipukul menggunakan tangan, ditampar. Tidak ada sapu,” tegasnya.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Matahari atau tepatnya di TK Pembina, sekitar pukul 10.00 WITA.
Saat ini, polisi masih menunggu hasil visum korban dari rumah sakit. Selain itu, penyidik juga telah mengirim undangan klarifikasi kepada sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.
“Untuk hasil visum masih kami tunggu dari rumah sakit. Kami juga sudah mengirim undangan klarifikasi kepada saksi-saksi di lokasi,” ucap Edy.
Korban diketahui berinisial N dan berusia sekitar 47 tahun. Sementara terlapor berinisial R yang juga berprofesi sebagai guru. Polisi mengaku belum mengambil keterangan dari terlapor karena masih fokus memeriksa saksi-saksi terlebih dahulu.
“Untuk saat ini kami baru meminta keterangan korban. Selanjutnya kami akan memanggil saksi-saksi yang disebutkan dalam berita acara,” katanya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
