Dewan Pendidikan Gowa Soroti Minimnya Komunikasi Sekolah dalam Mencegah Konvoi dan Tawuran Siswa
GOWA, iNewsCelebes.id - Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Gowa menyoroti aksi konvoi dan tawuran pelajar di Malino pada Rabu (16/04/26) pasca pelaksanaan ujian akhir sekolah.
Fenomena ini dinilai sebagai dampak dari minimnya komunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa.
Hal tersebut disampaikan anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Gowa, Hasbi Lambe, kepada iNews, Kamis (16/04/2026).
Ia menegaskan bahwa peran Dewan Pendidikan sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 17 Tahun 2016 mencakup fungsi memberikan dukungan, pertimbangan, mediasi, serta pengawasan dalam penyelenggaraan pendidikan.
“Jika masih terjadi konvoi dan tawuran, itu menandakan kurangnya pengawasan sekolah serta lemahnya komunikasi dengan orang tua.
Padahal pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat,” ujar Hasbi.
Menurutnya, sekolah seharusnya menggelar rapat dengan orang tua sebelum ujian akhir untuk menyosialisasikan larangan konvoi dan tawuran yang berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
Ia juga mengusulkan agar seragam sekolah yang masih layak pakai dikumpulkan dan disumbangkan kepada adik kelas yang kurang mampu sebagai bentuk pendidikan karakter dan kepedulian sosial.
Dewan Pendidikan Gowa berharap sinergi antara sekolah dan orang tua dapat diperkuat guna meminimalisir kejadian serupa serta menjaga masa depan generasi muda.
Editor: Muhammad Nur