Kantor Disdik Digeledah, Kejati Sulsel Usut Dugaan Korupsi Perpustakaan Digital
Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan proyek yang tengah diselidiki.
Mulai dari dokumen perencanaan kegiatan, kontrak pengadaan, dokumen keuangan berupa Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), hingga Surat Pertanggungjawaban (SPJ) belanja, hingga berbagai dokumen pendukung lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek.
Selain menyita dokumen, tim penyidik juga terus mendalami keterlibatan sejumlah pihak yang memiliki peran dalam pelaksanaan proyek tersebut. Penelusuran terhadap aliran anggaran juga menjadi fokus penyidikan guna mengungkap kemungkinan adanya penyimpangan dalam penggunaan dana program.
Sebelumnya, pihak Kejati Sulsel telah memeriksa mantan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Setiawan Aswad, serta sedikitnya 123 kepala SMA negeri yang menjadi penerima manfaat program perpustakaan digital tersebut.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengurai proses pelaksanaan proyek di lapangan, termasuk mengukur efektivitas pemanfaatan perangkat yang telah didistribusikan ke sekolah-sekolah.
Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik menemukan indikasi bahwa sebagian besar perangkat perpustakaan digital yang telah dibagikan tidak lagi berfungsi secara optimal. Berbagai kendala teknis disebut menjadi penyebab utama fasilitas tersebut tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana tujuan awal pengadaannya.
Editor : Muhammad Nur