get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Warga Cukup Siapkan Dua Ember

Jelang Pengosongan Pasar Hobi Toddopuli, Pedagang Diberi Waktu 3 Hari Pilih Lokasi Baru

Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB
header img
Pedagang Pasar Hobi Toddopuli diminta pindah ke lokasi relokasi baru. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Kawasan Pasar Hobi Toddopuli yang selama ini beroperasi di area eks Terminal Toddopuli, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar akan dikosongkan dalam waktu dekat.

Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan rencana dengan memberu waktu para pedagang selama tiga hari untuk menentukan lokasi relokasi yang telah disiapkan pemerintah.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kecamatan Panakkukang dan dipimpin langsung Camat Panakkukang, Syahrir. Rapat turut melibatkan Perumda Terminal Makassar Metro, PD Pasar Makassar Raya, Perumnas Proyek Sulawesi Selatan, unsur Tripika, Lurah Paropo, para Ketua RT/RW, serta perwakilan pedagang Pasar Hobi Toddopuli.

Camat Panakkukang Syahrir mengatakan, penataan kawasan eks Terminal Toddopuli dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi aset fasilitas umum sekaligus menciptakan kawasan yang lebih tertib dan sesuai peruntukannya.

“Rakor beberapa hari lalu, kami membahas rencana pengosongan fasum serta pemanfaatan kembali lahan pada area eks Terminal Toddopuli,” ujar Syahrir, Minggu (21/6/2026).

Menurutnya, pemerintah tidak serta-merta melakukan pengosongan lokasi. Sebelum pelaksanaan relokasi, pemerintah membuka ruang komunikasi dan musyawarah dengan para pedagang guna menentukan lokasi baru yang dianggap paling sesuai.

Dalam rapat tersebut, pemerintah menawarkan dua lokasi relokasi, yakni Pasar Sawah di Jalan Gunung Latimojong dan kawasan Terminal Regional Daya.

“Hasil rapat, kami menawarkan relokasi pedagang Pasar Hobi ke Pasar Sawah di Jalan Gunung Latimojong atau Terminal Regional Daya. Kami juga memberikan waktu selama tiga hari kepada para pedagang untuk bermusyawarah dan menentukan lokasi yang mereka inginkan,” katanya.

Syahrir menegaskan proses penataan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan tetap mempertimbangkan keberlangsungan usaha para pedagang yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan tersebut.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut