Terbongkar! Guru ASN di Takalar Diduga Sembunyikan HP untuk Rekam Mahasiswi di Toilet
TAKALAR, iNewsCelebes.id - Seorang guru sekolah dasar (SD) berstatus aparatur sipil negara (ASN), berinisial SHL (43), di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan ditahan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Takalar.
SHL diduga melakukan perekaman secara diam-diam terhadap seorang mahasiswi perguruan tinggi negeri di Makassar yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.
Peristiwa tersebut terjadi di salah satu SD negeri di Kecamatan Pattallassang, Takalar, pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu, SHL meminta lima mahasiswi yang akan menjalani KKN di sekolah tersebut untuk terlebih dahulu menjalani tes urine.
Salah satu mahasiswi kemudian masuk ke toilet untuk mengambil sampel urine. Saat berada di dalam toilet, korban mendapat informasi dari seorang siswi bahwa SHL diduga kerap menyembunyikan telepon seluler untuk merekam orang yang berada di toilet.
Wakil Direktur PPA dan PPO Polda Sulsel, AKBP Bagus Suryo Wibowo, membenarkan informasi tersebut.
"Korban mendapat informasi dari salah satu siswi dari sekolah tersebut bahwa terlapor biasanya menyembunyikan handphone untuk merekam orang yang berada di dalam toilet," kata Bagus, Rabu (19/8/2026).
Mendapat informasi tersebut, korban kemudian kembali memeriksa toilet setelah keluar. Korban lantas menemukan sebuah telepon seluler dalam kondisi merekam video yang disembunyikan di dalam tempat sampah.
"Setelah korban keluar dari toilet, korban langsung memeriksa toilet dan menemukan handphone dalam keadaan merekam video," ujar Bagus.
Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Haryanto Hidayat Pabeta, mengatakan perkara tersebut kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Takalar setelah korban membuat laporan pada Sabtu (15/8/2026).
“Betul, terduga pelaku sudah kami bawa ke Polres Takalar karena diduga merekam seorang mahasiswi,” kata Haryanto dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Haryanto menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal, telepon seluler yang diduga digunakan SHL disembunyikan di dalam tempat sampah kamar mandi. Kamera dan fitur perekaman video pada telepon seluler tersebut diduga dalam kondisi aktif.
Editor : Arham Hamid