Terbongkar! Guru ASN di Takalar Diduga Sembunyikan HP untuk Rekam Mahasiswi di Toilet
Setelah mengetahui aksinya diduga terungkap, SHL disebut sempat menghapus file video dari telepon selulernya.
“Hasil rekaman video sempat dihapus oleh pelaku. Kami akan memeriksa HP pelaku dan berusaha memulihkan file rekaman video tersebut,” ujar Haryanto.
Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut. Penyidik juga telah mengajukan permintaan pemeriksaan psikiatri terhadap korban dan terduga pelaku ke RS Bhayangkara Makassar.
Penyidik juga berencana mengajukan pemeriksaan digital forensik terhadap telepon seluler SHL ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengupayakan pemulihan data video yang diduga telah dihapus.
“Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengupayakan pemulihan data video yang diduga telah dihapus dari telepon seluler SHL,” jelas Haryanto.
SHL diketahui merupakan guru kelas VI di UPT SD Inpres Pasuleang II dan telah mengajar selama sekitar 10 tahun. Selain mengajar, SHL juga dikenal warga sekitar sebagai penceramah dalam sejumlah kegiatan keagamaan.
Ketua Komite SDN 135 Inpres Pasuleang, Bahar Daeng Nanga, mengatakan SHL telah lama mengajar siswa kelas VI di sekolah tersebut.
Menurut Bahar, SHL juga kerap mengisi ceramah keagamaan dalam kegiatan masyarakat, termasuk acara takziah. Bahkan, tiga hari sebelum diamankan polisi, SHL disebut masih sempat membawakan khutbah di Masjid Agung Takalar.
“Oknum guru umum ini sudah mengajar anak-anak SD kelas 6 selama 10 tahun. Dia juga kerap berceramah di acara takziah sekitar sini. Bahkan, tiga hari sebelum diamankan polisi, dia sempat membawakan khutbah di Masjid Agung Takalar,” kata Bahar kepada wartawan di lokasi, Rabu (19/8/2026).
Saat ini, SHL telah ditahan di Polres Takalar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Editor : Arham Hamid