4 Kecamatan di Pangkep Dikepung Banjir, Bendung Tabo-Tabo Status Waspada

Udin Syahruddin
Kepala BPBD Pangkep, Akbar Yunus (tengah), didampingi tim. (Foto: Udin).

Selain permukiman warga, banjir juga merendam sejumlah fasilitas pendidikan dan sarana umum. Aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah dasar terancam terganggu akibat genangan air yang belum sepenuhnya surut.

Akbar Yunus menyebut dampak banjir kali ini cukup luas dan hampir merata di wilayah Kabupaten Pangkajene.

“Rumah-rumah terendam, termasuk rumah saya sendiri juga. Hampir semua di daerah perkotaan terdampak,” katanya.

Meski sejak Sabtu subuh hujan mulai reda dan cuaca berangsur cerah, BPBD tetap melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik rawan. Petugas berharap genangan air dapat segera surut jika tidak terjadi hujan susulan.

BPBD juga mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta mengamankan barang-barang berharga dan bersiap mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila air kembali meluap.

“Kawasan bantaran sungai sangat berisiko karena air masih tinggi. Kami minta warga mengantisipasi kemungkinan terburuk,” tegasnya.

Terkait penanganan darurat, BPBD menyatakan hingga saat ini belum membuka posko bencana. Namun, pembukaan posko akan dipertimbangkan apabila cuaca kembali memburuk dan curah hujan meningkat seperti hari sebelumnya.
Hingga kini belum ada laporan korban jiwa. Petugas terus melakukan monitoring dan pendataan jumlah warga terdampak di empat kecamatan tersebut.

Editor : Muhammad Nur

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network