Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Gowa Akui Sejumlah Pejabat Pemda Dinonaktifkan, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Rotasi Besar-Besaran: Bupati Gowa Lantik 124 Pejabat, Sejumlah Camat Bergeser

Jum'at, 24 April 2026 | 13:57 WIB
  • author Palallo
Rotasi Besar-Besaran: Bupati Gowa Lantik 124 Pejabat, Sejumlah Camat Bergeser
Bupati Gowa, Husnia Talenrang lantik 124 Pejabat Eselon III-IV. Foto: Palallo

GOWA, iNewsCelebes.id — Pemerintah Kabupaten Gowa kembali melakukan perombakan struktur birokrasi melalui mutasi pejabat eselon III dan IV dalam skala besar. Sebanyak 124 pejabat resmi dilantik oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati, Kamis sore (23/4/2026).

Pelantikan tersebut mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari camat, kepala bidang, sekretaris kecamatan hingga kepala seksi. 

Sejumlah pejabat mengalami pergeseran jabatan, sementara lainnya mendapatkan promosi.

Pada posisi camat, terjadi rotasi di beberapa wilayah. Basir yang sebelumnya menjabat Camat Parangloe kini dipercaya memimpin Kecamatan Pallangga. 

Posisi yang ditinggalkannya diisi oleh Riskhy SS, yang sebelumnya menjabat kepala bidang di Dinas Pariwisata Gowa. 

Sementara itu, Nikmatullah dipindahkan dari Camat Manuju ke Camat Tinggimoncong.

Nama lain yang turut dilantik adalah Ratih Rauf Malaganni sebagai Camat Manuju, serta Rivan Maulana yang kini menjabat Camat Barombong setelah sebelumnya bertugas sebagai Kabid Pembinaan SMP di Dinas Pendidikan Gowa.

Posisi Rivan di Dinas Pendidikan kini diisi oleh H Zainal Timung, mantan Kepala SMP Negeri 4 Sungguminasa yang sebelumnya diberhentikan dari jabatan kepala sekolah karena tidak memenuhi ketentuan regulasi Permendikdasmen.

Dalam sambutannya, Bupati Sitti Husniah Talenrang menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Pelantikan ini adalah bentuk kepercayaan atas kapasitas dan integritas saudara. Namun kepercayaan itu harus terus dibuktikan melalui kinerja nyata setiap hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya loyalitas yang selaras dengan visi pembangunan daerah, serta menegaskan bahwa disiplin menjadi dasar utama profesionalisme aparatur.

“Dari hal sederhana seperti ketepatan waktu dan penyelesaian tugas, kepercayaan masyarakat akan tumbuh,” tambahnya.

Bupati juga mendorong para pejabat untuk taat pada aturan sekaligus mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Jabatan adalah ruang pengabdian. Integritas dan kejujuran menjadi kunci menjaga kepercayaan publik,” tegasnya.

Editor: Muhammad Nur

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut