get app
inews
Aa Text
Read Next : 117 Sapi Kurban Siap Dikirim ke Kalimantan, Bupati Barru Cek Kesiapan Karantina Hewan Garongkong

Tanam Serentak Opla, Bupati Barru Tegaskan Pertanian Pilar Ekonomi

Kamis, 30 April 2026 | 16:46 WIB
header img
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengikuti kegiatan tanam serentak program optimasi lahan (Opla) di Kelurahan Sepe’e, Kecamatan Barru, Kamis (30/4/2026). Foto: Akbar

Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru meningkat dari 4,93 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,12 persen.

“Ini bukan kata Bupati, tapi data BPS. Artinya sektor pertanian kita benar-benar memberi kontribusi nyata,” ujarnya.

Ia menjelaskan peningkatan produksi tidak lepas dari program Luas Tambah Tanam (LTT) dari Kementerian Pertanian.

 Dengan luas baku sawah sekitar 15.000 hektare, Barru mampu meningkatkan luas tanam hingga mendekati 36.000 hektare melalui peningkatan indeks pertanaman.

“Yang tadinya satu kali panen bisa dua kali, bahkan tiga kali. Itulah kekuatan LTT,” jelasnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Program Strategis, Abdul Haris Bahrun, mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Barru.

“Ibu Bupati ini salah satu yang paling rajin ke Kementerian Pertanian. Wajar kalau Barru banyak mendapatkan bantuan,” bebernya.

Ia menyebut Barru menjadi salah satu lokasi strategis dalam program optimasi lahan nasional seluas 50.000 hektare, dengan progres tanam ditargetkan mencapai 80 hingga 90 persen.

Menurutnya, Barru dikenal sebagai daerah dengan produktivitas padi tinggi di Sulawesi Selatan, yakni mencapai 6 hingga 7 ton per hektare.

“Barru selalu menorehkan prestasi. Produktivitasnya tinggi, bahkan bisa mencapai 7 ton per hektare,” katanya.

Data produksi juga menunjukkan tren peningkatan dari sekitar 129 ribu ton menjadi 139 ribu ton, yang turut mendukung stok beras nasional sekitar 5 juta ton.

Untuk menghadapi tantangan seperti El Nino, pemerintah mendorong penggunaan benih unggul berumur genjah, optimalisasi pompanisasi, serta penguatan sistem irigasi.

“Kalau satu kali tanam harus jadi dua kali, kalau dua kali harus jadi tiga kali,” terangnya.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut