get app
inews
Aa Text
Read Next : Wanita Histeris! Biawak Raksasa Nyelonong ke Tengah Massa Demo di Kantor Bupati Gowa

Demo Desak Bupati Husniah Mundur, Massa Gembok Gerbang Kantor Bupati Gowa

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:57 WIB
header img
Massa Gembok Gerbang Kantor Bupati Gowa. Foto: Nirwan

GOWA, iNewsCelebes.id - Aksi demonstrasi kembali memanas di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Anti Kesewenang-wenangan Bupati Gowa menggelar aksi di depan Kantor Bupati Gowa, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Jumat (28/8/2026).

Dalam aksi tersebut, massa mendesak Bupati Gowa Husniah Talenrang mundur dari jabatannya. Mereka juga menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah daerah, termasuk persoalan mutasi dan penonaktifan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.

Aksi semakin tegang ketika massa memasang rantai dan gembok di gerbang Kantor Bupati Gowa.

Jenderal lapangan aksi, Indra Gunawan, mengatakan demonstrasi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat Gowa terkait kebijakan pemerintahan daerah.

"Hari ini tidak lain terkait penyampaian pendapat sebagai masyarakat Gowa. Hari ini menunjukkan semangat orang Gowa dalam memperjuangkan hak-hak dan kebenaran," kata Indra dalam orasinya.

Massa juga meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) turun langsung ke Kabupaten Gowa untuk memeriksa kebijakan yang dikeluarkan Bupati Husniah.

"Kami meminta kepada Mendagri dan BKN untuk segera turun ke Kabupaten Gowa memeriksa Husniah Talenrang. Sebab, kami menganggap semua keputusan yang diambil tidak memenuhi syarat administrasi yang benar dan tidak melalui prosedur-prosedur yang benar," ujarnya.

Menurut Indra, persoalan yang mereka soroti tidak hanya menyangkut pejabat di lingkup Pemkab Gowa, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap aparatur sipil negara (ASN) dan unsur pemerintahan lainnya.

Dalam orasinya, massa turut menyinggung persoalan pembayaran gaji ASN serta sejumlah unsur pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan.

Indra mengklaim terdapat potensi sejumlah ASN tidak menerima gaji akibat persoalan mutasi yang mereka persoalkan.

"Teman-teman ASN ini berpotensi tidak menerima gaji bulan depan akibat potensi mutasi yang tidak dilakukan oleh Husniah Talenrang," katanya.

Ia juga menyebut kepala desa, tenaga kesehatan, kepala dusun hingga kepala lingkungan berpotensi terdampak.

"Selain itu juga, gaji-gaji kepala desa, nakes, dusun, lingkungan itu berpotensi tidak dicairkan dalam bulan ini," ujarnya.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Gowa yang membenarkan adanya persoalan pembayaran gaji sebagaimana disampaikan massa aksi.

Di tengah aksi, massa kemudian memasang rantai dan gembok pada gerbang Kantor Bupati Gowa.

Indra mengatakan pemasangan gembok tersebut merupakan simbol penolakan terhadap kepemimpinan Husniah Talenrang.

"Hari ini kami melakukan secara simbolis. Masyarakat Gowa melakukan penyegelan Kantor Bupati dengan cara menggembok dengan rantai," ucapnya.

Ia bahkan menegaskan massa tidak lagi menginginkan Husniah berkantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.

"Ini simbolis bahwa masyarakat Gowa tidak ingin lagi Husniah Talenrang datang berkantor di Pemda Gowa. Tidak perlu lagi datang," tegas Indra.

Massa juga mendesak pemerintah pusat segera turun tangan menyelesaikan persoalan pemerintahan yang mereka persoalkan di Gowa.

"Oleh karena itu, kami meminta pemerintah pusat untuk datang ke Gowa dan menindaklanjuti persoalan Husniah Talenrang. Rusaknya tatanan pemerintahan kali ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat," katanya.

Aksi tersebut mendapat pengamanan dari sejumlah personel Polresta Gowa bersama Polda Sulawesi Selatan.

Meski mendapat pengawalan aparat, massa tetap bergantian menyampaikan aspirasi dari atas mimbar.

Hingga aksi berlangsung, massa masih menyampaikan sejumlah tuntutan, termasuk desakan agar Husniah Talenrang mundur dari jabatan Bupati Gowa.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari Bupati Gowa Husniah Talenrang maupun Pemerintah Kabupaten Gowa terkait tuntutan mundur dan berbagai tudingan yang disampaikan demonstran.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut